x

Tokoh Agama Papua: KKB Bukan Pejuang, Tetapi Pembunuh Warga Sipil

waktu baca 2 menit
Selasa, 20 Jan 2026 19:11 5 Admin

Papua – Tokoh agama Papua, Pdt. Dr. Yones Wenda, S.Th., M.Th., mengecam keras tindakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang dinilainya melakukan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) dengan menyasar warga sipil. Ia menegaskan agar kekerasan terhadap masyarakat yang sedang mencari nafkah, segera dihentikan. (Selasa, 20/1/2026).

Pdt. Yones Wenda yang juga Sekretaris Sinode Gereja Kemah Injil Masehi (Kingmi) Indonesia di Tanah Papua menyampaikan imbauan tegas agar KKB tidak lagi melakukan pembunuhan terhadap warga sipil yang tidak bersenjata. Menurutnya, masyarakat sipil bukan pihak yang berkonflik dan tidak boleh dijadikan sasaran kekerasan.

“Stop. Jangan bunuh-bunuh masyarakat sipil. Mereka tidak punya senjata, mereka hanya cari makan,” kata Pdt. Yones dalam pernyataannya. Ia menilai tindakan KKB yang menyasar warga sipil sebagai perbuatan tidak bermoral dan mencederai nilai kemanusiaan.

Lebih lanjut, Pdt. Yones menyatakan bahwa jika ada kelompok yang mengklaim berjuang atas nama kepentingan politik, maka perjuangan tersebut harus dilakukan secara bertanggung jawab dan tidak menyasar warga tak bersalah. Ia menilai kekerasan terhadap masyarakat sipil justru menimbulkan penderitaan berantai dan memperburuk situasi keamanan.

Ia juga menyoroti dampak sosial dari aksi-aksi kekerasan KKB yang, menurutnya, membuat masyarakat ikut merasakan dampaknya melalui penyiksaan dan ketakutan. “Akibat perbuatan seperti itu, masyarakat luas yang menanggungnya,” ujarnya.

Dalam pernyataan tersebut, Pdt. Yones meminta aparat keamanan TNI–Polri bertindak tegas sesuai hukum terhadap pihak-pihak yang membuat kekacauan dan mengganggu keamanan masyarakat. Ia menegaskan bahwa para tokoh agama tidak menyetujui tindakan kekerasan yang menyebabkan banyak korban sipil.

“Ini bukan perjuangan yang benar. Tindakan seperti itu mengganggu keamanan negara dan menyengsarakan masyarakat,” tegasnya.

Pdt. Yones menutup pernyataannya dengan menyerukan penghentian total kekerasan terhadap warga sipil serta penegakan hukum terhadap pelaku. Ia menegaskan kembali bahwa KKB merupakan pelaku pelanggaran HAM, khususnya atas jatuhnya korban masyarakat sipil di Papua.(rd)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x