
Papua – Kepolisian Daerah Papua menggelar perayaan Natal bersama tahun 2025 yang berlangsung di Auditorium Universitas Cenderawasih, Jayapura, Selasa (20/01/2026).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kapolda Papua, Irjen Pol. Patrige Renwarin, S.H., M.Si., bersama Wakapolda Papua Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos.,S.I.K.,M.H., Para Pejabat Utama Polda Papua, Ketua dan Pengurus Bhayangkari, Perwakilan Stake Holder dan 4.260 personil dari Satker Polda dan Jajaran Polresta Jayapura Kota, Polres Jayapura, Polres Keerom, serta diikuti secara virtual oleh personil dari polres lainnya.
Ketua Panitia Natal Polda Papua, Kombes Pol. Herzoni Saragih, menyampaikan bahwa pelaksanaan Perayaan Natal Polda Papua Tahun 2025 yang digelar pada Januari 2026 ini sesuai dengan harapan Kapolda Papua agar diikuti oleh seluruh personel Polda Papua yang beragama Nasrani.
“Sebagaimana kami sampaikan di awal, harapan Bapak Kapolda Papua agar kegiatan Natal Tahun 2025 yang dilaksanakan pada Januari 2026 ini diikuti oleh seluruh jajaran personel Polda Papua yang beragama Nasrani. Tidak ada perwakilan, melainkan seluruh personel hadir secara langsung untuk bersama-sama melaksanakan dan memeriahkan Perayaan Natal Polda Papua,” ujar Kombes Pol. Herzoni Saragih.

Tahun ini, perayaan Natal mengusung tema Nasional “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” (Matius 1:21-24), yang diselaraskan dengan tema Polri: “Sukacita Kelahiran Yesus Kristus Memotivasi Polri dalam Melayani Masyarakat untuk Indonesia yang Maju”.
Lebih lanjut, Kombes Saragih mengungkapkan telah melaksanakan berbagai aksi sosial dan kemanusiaan sebagai bentuk nyata kasih Natal, di antaranya Pembukaan Gerbang Natal yang dimulai sejak 13 Desember 2025 di Mako Polda Papua. Kemudian Kunjungan Kasih Pembagian kado dan bingkisan kepada warga di Kampung Enggros, asrama polisi, anak-anak di RS Bhayangkara, hingga tokoh adat dan pendeta.
Serta Kepedulian Sosial Memberikan bantuan kepada petugas penyapu jalanan, petugas truk sampah, serta personel Polri yang tengah sakit menahun. Penampilan puji-pujian di Mall Jayapura serta kegiatan perpanjangan SIM dan lomba vokal grup.
Dalam sambutannya, Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si, memberikan penekanan khusus pada pentingnya integritas personel dalam kehidupan rumah tangga. Kapolda menggarisbawahi bahwa kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat sangat bergantung pada kedamaian di dalam keluarga anggota itu sendiri.
“Kita anggota Polri, dari pangkat terendah sampai tertinggi, ibarat mobil double cabin. Di satu sisi kita dituntut pengabdian total melayani masyarakat, namun di sisi lain kita adalah kepala keluarga. Keduanya harus berjalan sinkron,” tegas Irjen Pol. Patrige.
Lebih lanjut, Kapolda menginstruksikan seluruh jajaran agar tidak ada lagi laporan mengenai Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) maupun perceraian. Beliau juga mengajak para istri anggota (Bhayangkari) untuk menjadi pilar pendukung utama bagi suami.
“Dukungan dan doa istri adalah kekuatan utama bagi suami dalam menjalankan tugas,” tambahnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito S.I.K, M.K.P. menjelaskan bahwa Perayaan Natal bersama jajaran Polda Papua tahun ini merupakan bagian dari pelaksanaan Program Polri di bidang pembinaan rohani dan mental (Binrohtal) bagi personel dan ASN.
“Kegiatan ini dilaksanakan atas arahan Bapak Kapolda Papua sebagai bentuk tindak lanjut Program Polri, dengan tujuan membentuk mental dan spiritual personel Polri serta ASN yang beragama Nasrani agar semakin kuat dan berintegritas,” ungkap Kombes Pol. Cahyo Sukarnito.
Ia menambahkan bahwa berbeda dengan pelaksanaan pada tahun-tahun sebelumnya, seluruh personel dari Polresta Jayapura Kota, Polres Jayapura, dan Polres Keerom hadir secara langsung tanpa menggunakan sarana virtual. Kebijakan tersebut diambil untuk memperkuat rasa kebersamaan sekaligus meningkatkan efektivitas pembinaan rohani dan mental.
Melalui momentum perayaan Natal ini, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito berharap seluruh personel dapat mengimplementasikan nilai-nilai keimanan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, sehingga mampu meningkatkan kinerja, menekan angka pelanggaran, serta membangun kepercayaan masyarakat melalui pelayanan kepolisian yang semakin humanis.(rd)

Tidak ada komentar