


Wamena – Jajaran Polsek Wamena Kota melaksanakan monitoring dan evakuasi jenazah korban bentrok sosial antar kelompok suku yang terjadi di wilayah Kota Wamena dan sekitarnya, Jumat (16/5/2026) pagi.
Dipimpin langsung oleh Kapolsek Wamena Kota AKP Saharuddin, S.H., personel kepolisian mengevakuasi tiga jenazah korban bentrok sosial antara kelompok Suku Lany, Suku Dani Nayak Wamena, dan Suku Yali Yahokimo. Ketiga jenazah tersebut kemudian dibawa ke RSUD Wamena untuk dilakukan pemeriksaan medis dan proses identifikasi lebih lanjut.
Selain menimbulkan korban jiwa, bentrok sosial tersebut juga mengakibatkan kerusakan material berupa enam unit rumah milik warga yang dibakar massa. Dari hasil pemantauan, konflik turut menyebabkan korban meninggal dunia dari kelompok Suku Yali Yahokimo di wilayah Kampung Wouma, termasuk perempuan dan anak-anak.
Hingga saat ini, situasi keamanan di Kota Wamena masih terpantau rawan dan berpotensi memicu aksi balasan antar kelompok masyarakat. Menyikapi hal tersebut, Polres Jayawijaya terus meningkatkan pengamanan, melakukan patroli dialogis, serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat guna meredam situasi dan mencegah meluasnya konflik.


Aparat kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak terprovokasi isu-isu yang belum jelas kebenarannya, serta mendukung upaya penyelesaian konflik secara damai demi terciptanya keamanan dan ketertiban di wilayah Jayawijaya.

Tidak ada komentar